Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024, Ditandai Dengan Pelepasan Burung Merpati

HARIANPROGRES.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, melaksanakan Deklarasi Pilkada Damai 2024 serta netralitas bagi ASN, TNI, dan Polri, di lapangan upacara Pemkab setempat, Selasa (24/9/2024).

Kegiatan Deklarasi Pilkada Damai, bertujuan untuk menjadikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang aman, damai, dan bebas dari intervensi, melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan dihadiri jajaran pejabat tinggi daerah, Kepala OPD, Camat, serta Kepala Pekon dan Lurah. Pembacaan deklarasi dipimpin Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Suaidi, diikuti oleh seluruh peserta.

Deklarasi, menekankan pentingnya menjaga netralitas, profesionalisme, dan transparansi selama tahapan Pilkada berlangsung. Peserta acara, yaitu ASN, TNI, dan Polri, turut menyampaikan beberapa poin penting dalam deklarasi, diantaranya;

Pertama. menjaga Netralitas ASN. Seluruh ASN berkomitmen untuk tetap netral dalam memberikan pelayanan publik sebelum, selama, dan setelah Pilkada 2024.

Kedua. Menolak konflik kepentingan. Menghindari segala bentuk konflik kepentingan, intimidasi, atau ancaman terhadap ASN dan masyarakat, serta tidak berpihak kepada pasangan calon tertentu.

Ketiga. Bijak menggunakan media sosial. ASN diwajibkan menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terlibat dalam penyebaran informasi  mengandung ujaran kebencian atau berita bohong.

Keempat. Menolak politik uang. Seluruh pihak menolak segala bentuk politik uang, gratifikasi, dan suap yang dapat mempengaruhi integritas Pilkada.

Kemudian, dalam deklarasi dua pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) juga turut mengucapkan ikrar Pilkada Damai, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga demokrasi yang jujur dan adil.

Pasangan nomor 1, Dewi Handajani bersama  Ammar Siradjuddin (DAMAR), dan pasangan nomor 2, Mohammad Saleh Asnawi, bersama Agus Suranto, juga turut menyampaikan ikrar dengan semangat.

Kami, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus periode 2024–2029, siap berkomitmen menolak segala bentuk politisasi SARA, ujaran kebencian, berita hoaks, dan kampanye hitam.

Baca Juga:  Pimpinan Adat Kepaksian Marga Buay Belunguh Suttan Junjungan Sakti Ke 27 Anjau Silau Ke Pekon Kagungan

– Menolak segala bentuk politik uang serta menjaga Pilkada damai di Kabupaten Tanggamus Tahun 2024, sesuai dengan aturan yang berlaku.

– Menjaga integritas dan demokrasi yang adil, jujur, dan transparan demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan ikrar ini guna mewujudkan Pilkada bermartabat, beretika, dan demokratis, demi menjaga persatuan NKRI,” kata mereka membacakan ikrar.

Penanda komitmen bersama, di puncak acara Deklarasi Pilkada Damai ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Pj Sekretaris Daerah Tanggamus, Suaidi, didampingi unsur Forkopimda, TNI, Polri, serta para pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Burung merpati dilepaskan ke udara sebagai simbol harapan agar Pilkada 2024 berjalan damai, lancar, dan bebas dari konflik.

Selanjutnya seluruh unsur  yang hadir, termasuk Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan pasangan calon, menandatangani ikrar Deklarasi Pilkada Damai.

Penandatanganan menegaskan komitmen semua pihak untuk menjaga keamanan, netralitas, dan integritas selama proses pemilihan berlangsung.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tanggamus, Najih Mustofa,  menyampaikan harapan deklarasi digelar dapat memastikan netralitas ASN, TNI, dan Polri.

Netralitas adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik dan menciptakan suasana yang kondusif.

“Kami berharap seluruh elemen pemerintah dapat menunjukkan komitmen yang kuat dalam mewujudkan Pilkada yang transparan dan adil,” kata Najih.

Dengan terselenggaranya Deklarasi Pilkada Damai,  masyarakat Tanggamus optimistis Pilkada 2024 akan berlangsung secara demokratis, adil, dan bebas dari intervensi.- (Hp).