Stok Pangan Aman Harga Bahan Pangan Dipasaran Terkendali

HARIANPROGRES, Tanggamus – Rapat koordinasi dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Tanggamus untuk mengetahui perkembangan inflasi masih terkendali ditengah dinamika harga pangan.

Rapat koordinasi dipimpin Asisten II Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, terungkap inflasi tahunan (year-on-year) Maret 2026 mencapai 3,48 persen, dan rakoor berlangsung diruang rapat wakil Bupati, Senin (13/4/2026).

Untuk bulanan, Tanggamus mengalami deflasi 0,41 persen, sementara di tingkat Provinsi Lampung, inflasi tercatat 1,16 persen (y-on-y) dan 0,19 persen (m-to-m).

Dalam rakoor Asisten II Hendra Wijaya Mega, menyampaikan bahwa kondisi inflasi Tanggamus masih relatif terkendali dengan dukungan ketersediaan pangan surplus diberbagai komoditas utama.

Beberapa komoditas strategis terpantau stabil, bahkan berada dibawah rata-rata harga Provinsi, diantaranya beras medium berada dikisaran Rp13.125/kg, lebih rendah dari harga Provinsi. Selain itu gula pasir Rp 17.300/kg, minyak goreng Rp 20.250/liter, hingga daging ayam Rp 30.000/kg.

Kemudian cabe merah tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp 31.500/kg, sementara cabe rawit bertahan harga Rp 49.250/kg.

“Harga cabai perlu diwaspadai karena menjadi salah satu pemicu fluktuasi inflasi mingguan,” kata Hendra.

Neraca pangan dalam kondisi aman. Beras surplus hingga 93.446 ton, jagung 8.716 ton, dan daging sapi surplus 509 ton, ketersediaan tersebut menjadi penopang utama stabilitas harga di daerah.

Indikator Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan tren fluktuatif sepanjang awal 2026, sedangkan puncak tertinggi terjadi pada pekan pertama bulan Januari sebesar 0,85, titik terendah pada pekan pertama Februari di angka 0,64.

Pemerintah (Pemkab)  Tanggamus telah melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, mulai dari operasi pasar, gerakan pangan murah, hingga monitoring harga rutin di pasar tradisional.

“Pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi lintas OPD dan pemangku kepentingan, terutama menjelang momen hari besar keagamaan,” ucap Hendra Wijaya Mega.

Baca Juga:  Debat Perdana Pilkada Kabupaten Tanggamus Tahun 2024 Digelar

Hadir dalam rakor perwakilan OPD, diantaranya dari Disnaker, Inspektorat, dan Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Dinas Kominfo, Bapperida, Dinas Perikanan, Dinas ketahanan pangan dan holtikultura, Kejaksaan, BPS dan Bapenda Tanggamus.- (Ira).