Kelompok Tani Hutan, Terima Bantuan Secara Simbolis

HARIANPROGRES.com – Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, S.E. Bersama Kementrian Lingkungan Hudup dan Kehutanan melaksanaan Pembinaan Kelompok Tani Hutan (KTH) di Provinsi Lampung, kegiatan dipusatkan di rumah dinas Ketua DPRD Tanggamus, Rabu (24/7/2024).

Pusat Penyuluhan BP2SDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2024, akan memfasilitasi kegiatan Pembentukan KTH Mandiri sebanyak 13 KTH. 
Kemudian Pembentukan
Wanawiyata Widyakarya 2 KTH dan Pengembangan Wanawiyata Widyakarya 1 KTH di Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan Pusat Penyuluhan BP2SDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  menyerahkan secara simbolis bantuan ke KTH.

Hadir dalam petemuan tersebut, Heri Agus Setiawan, S.Sos. Hj. Dewi Handajani, M.M. Hi. M Syafi’i, S.Ag. Perwakilan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kehutanan Provinsi, penyuluh kehutanan dan Kelompok Tani Hutan dari 7 (tujuh) Kabupaten.

Kadis Lingkungan Hidup,  Kemas Amin Yusfi, S.T., M.T. mewakili Pj Bupati Tanggamus Dr., Ir., Mulyadi Irsan, M.T. Mohon maaf karena tidak bisa hadir, serta mengucapkan  selamat datang Kepada Ketua DPR RI Sudin, S.E.

Kemas, menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus, sangat mendukung berbagai program dari Pemerintah Pusat, terutama bantuan untuk meningkatkan swasembada pangan dan pelestarian hutan melalui berbagai kelompok tani.

“Terimakasih Kepada Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, atas dukungan, gagasan serta berbagai bantuan telah diberikan selama ini”, kata Kemas.

Untuk diketahui, Kabupaten Tanggamus Tahun 2024 mendapatkan penghargaan  Adipura Hutan Kota Terbaik.

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, menyampaikan bahwa bantuan dana diberikan bukan milik ketua kelompok, tapi untuk memajukan usaha dengan tujuan mensejahterakan tarap ekonomi anggota  kelompok.

Setiap KTH harus bisa menjalin komunikasi dengan sesama KTH, serta  berusaha bagaimana caranya dana bantuan diberikan bisa berkembang dan terus betambah.

Baca Juga:  Siswa SMAN 1 Kota Agung, Mengidap Penyakit Kanker Butuh Kepedulian Semua Pihak

Kelompok tani belum mendapatkan bantuan, harap bersabar. Bagi kelompok tani hutan sudah mendapatkan bantuan dana  harus dimanfaatkan untuk memajukan usaha kelompok. Selain itu menjaga hutan dengan baik supaya tetap lestari.

Anggota kelompok tani hutan jangan malas untuk belajar, guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), jangan malu untuk bertanya dengan yang lebih muda atau siapapun.

Kemudian, jangan merasa puas diri setelah berhasil, harus terus belajar dan menjaga pelestarian hutan supaya tidak terjadi kekeringan. Kemudian  budayakan membaca untuk  harga komuditi dan perkembangan tehnologi terkini.

Jangan malu untuk belajar dengan yang lebih muda atau dengan siapapun. Jangan berpuas diri setelah berhasil, harus terus belajar dan menjaga pelestarian alam guna menjaga kekeringan.

Tingkatkan hasil usaha kelompok, seperti usaha madu, apalagi selalu mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat. Jangan semuanya dinilai dengan materi karena keberhasilan bisa dicapai lebih baik lagi dengan cara bekerja maksimal.

“Kunci untuk berhasil kita harus jujur”, kata Sudin.- (Wans).