Mahasiswa KKN UIN Bandar Lampung Berkolaborasi Dengan KKN UNILA Memasang Lubang Resapan Biopori

HARIANPROGRES.com –  Sebanyak 100 lubang resapan biopori telah dipasang  disejumlah titik di wilayah Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang Bandar Lampung, tepatnya di Kampung Baru Tiga, Senin (21/7/2025).

Mahasiswa KKN UIN Lampung, Muhammad Arya, menjelaskan bahwa keberhasilan program pemasangan ratusan lubang resapan biopori ini merupakan kerjasama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) kelompok 50 Raden Intan Lampung dan Universitas Lampung (Unila).

“Program yang kami lakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko banjir,” kata Muhammad Arya.

Untuk diketahui, lubang resapan biopori dipasang  ditempat strategis, terutama di daerah rawan genangan air. Lubang resapan biopori berfungsi mempercepat penyerapan air ke dalam tanah, meningkatkan kualitas air tanah, serta menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi genangan air.

Selain itu, mahasiswa juga turut memberikan edukasi terhadap warga mengenai manfaat biopori dan cara perawatannya, supaya  masyarakat dapat menerapkan serta menjaga lubang resapan telah dipasang.

Kolaborasi antara UIN dan Unila menjadi contoh nyata sinergi antar perguruan tinggi dan masyarakat bisa  menghasilkan dampak besar dalam pembangunan berkelanjutan ditingkat lokal.

“Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat sementara, tetapi menjadi awal dari kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan,” ucap Muhammad Arya.

Program pemasangan lubang resapan biopori mendapat dukungan dari para Kepala Lingkungan (KL) dan Ketua Rukun Tatngga (RT) setempat, bahkan pengerjaannya langsung diawasi oleh Lurah Panjang Utara, Sukarno.

“Kami sangat mendukung kegiatan nyata dilakukan Mahaaiswa UIN dan Unila karena membawa dampak positif bagi masyarakat,” kata Lurah Panjang, Sukarno.- (Arya).

Baca Juga:  Musrenbang Pekon Pulau Panggung, Sepakati Berbagai Prioritas Program Pembangunan