HARIANPROGRES.com – Sebagian pemukiman dan lahan pertanian milik warga terendam air akibat diguyur hujan tiada henti, kondisi ini terjadi di Pekon Ketepang, Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, Kamis (28/8/2025).
Hujan berlangsung sekitar 5 (lima) jam menimbulkan luapan air dengan ketinggian debit air berfariasi, sehingga merendam sejumlah pemukiman dan perkebunan milik warga, bahkan jalan utama turut terendam genangan air.
Ahmad Nazili (54) warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, menuturkan bahwa kondisi saat ini dikeluhkan warga karena sebagian tanam tumbuh serta fasilitas lainnya baik milik pribadi atau umum rusak akibat terendam air.
Hal ini terjadi diduga karena kurang lancarnya saluran pembuangan air, salah satu bukti disisi badan jalan tidak terlihat adanya drainase bahkan terjadi pendangkalan di saluran air menuju muara.
“Kondisi seperti ini sudah berulang kali setiap hujan pasti terjadi luapan air, sehingga membuat warga sekitar trauma,” kata Ahmad Nazili.
Warga Pekon Ketapang mengharapkan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, tanggap dan secepatnya bertindak menanggapi keluhan warga terdampak musibah banjir.
“Kami berharap Pemerintah Daerah melalui instansi terkait bertindak cepat melakukan solusi terbaik menanggapi keluhan para korban bencana,” ucap Ahmad Nazili.- (Red).




